Belajar Dari Indonesia

Minggu, 06 Maret 2011

Konon kabarnya kemenangan rakyat Vietnam dalam perang melawan Amerika Serikat tidak lepas dari peran bangsa Indonesia. Sehingga bisa dikatakan Indonesia mampu mengalahkan perang menghadapi Amerika. Alasannya, perang gerilya yang dilancarkan oleh Vietnam yang membuat kubu Amerika mengalami kehancuran dengan kerugian yang luar biasa diilhami oleh buku tentang perang gerilya yang ditulis oleh seorang putra bangsa berasal dari Indonesia. Beliau adalah Jendral Besar AH Nasution, jendral berbintang lima.

Dengan buku itulah para pemimpin Vietnam akhirnya memutuskan untuk berperang gerilya. Strategi di dalam buku itu pun dipakai, tentunya disesuaiakan dengan keadaan di sana. Hal ini dikarenakan kondisinya sama dengan saat Indonesia mengusir penjajah Belanda. Karena persenjataan kalah lengkap, kalah banyak, dan kalah canggih, maka mau tidak mau gerilya adalah pilihan terbaik. Apalagi didukung dengan kondisi geografis, yakni banyaknya hutan.

Sebenarnya banyak yang bisa dicontoh dari Indonesia. Di salah satu stasiun televisi swasta bahkan ada acara Belajar Menjadi Indonesia. Acara ini mendatangkan bintang tamu yang berasal dari luar negeri, biasanya para mahasiswa asing yang sedang studi di sini. Mereka diajarkan mengenal budaya yang beraneka ragam. Mereka juga terjun langsung dalam acara kesenian tradisional. Mereka juga merasakan dengan lidah sendiri betapa luar biasanya makanan lokal.

Budaya kita luar biasa kayanya. Alam kita pun melimpah ruah. Lautan terbentang luas, berbagai jenis tanaman, pepohonan, buah-buahan  tersedia. Aneka satwa yang mendatangkan decak kagum. Sayang memang, belum semua dioptimalkan oleh diri kita sendiri. Orang asinglah yang akhirnya mengambil manfaatnya, baik yang terang-terangan maupun tersembunyi, baik yang datang dengan kedamaian ataupun membajak merampas mengklaim semena-mena.

Bolehlah orang asing belajar kepada kita. Belajar budaya, kesenian lokal, musik tradisional, tarian klasik. Tapi mohon hati-hati. Selain dilarang mengklaim (lalu mematenkan dianggap milik mereka) jangan meniru satu hal dari Indonesia. Apa itu? Korupsi.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya

 

Label

kepegawaian (148) coretan (123) serba-serbi (86) saat kuliah (71) oase (67) pustaka (62) keluarga (58) tentang ngawi (58) hukum (49) peraturan (46) tentang madiun (37) album (26) konsultasi (20) tentang jogja (17)