Outbond Di Waduk Pondok Ngawi

Selasa, 20 Juli 2010

          Salah satu rangkaian kegiatan Diklatpim Tingkat IV angkatan 298 adalah outbond. Kali ini outbond dilaksanakan di Lokasi Wisata Waduk Pondok pada Hari Kamis, 1 Juli 2010. Outbond dipandu oleh seorang widyaiswara dari Badan Diklat Propinsi Jawa Timur dibantu oleh panitia dari BKD Kabupaten Ngawi. Sekitar pukul 06.30 pagi, peserta dan panitia meluncur dari Hotel Maksum menuju lokasi kegiatan.
            Setiba di base camp sinar matahari masih terhalang oleh mendung, sehingga cuaca cukup bersahabat untuk melaksanakan kegiatan di luar ruangan, udara pun tidak terlalu panas. Sebelumnya para peserta yang jumlah seluruhnya 40 orang dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok beranggota 10 orang. Satu-persatu para peserta dibawa ke lapangan dekat base camp untuk pemanasan, kemudian diadakan permainan antara lain energizer, komando, dan stand up together.
Selanjutnya peserta berkumpul sesuai dengan kelompoknya. Masing-masing kelompok harus menyampaikan yel-yel, diiringi dengan gerak dan lagu, serta menyampaikan visi dan misi kelompok dan penjelasan gambar yang ada pada bendera kelompok. Kegiatan ini pun dinilai oleh panitia, meliputi kreativitas, kekompakan, dan lain-lain.
Berikutnya sesuai kesepakatan kelompok yang mendapatkan nilai terendah mendapatkan kesempatan untuk memulai perjalanan terlebih dahulu.  Di sepanjang perjalanan telah didirikan pos. Di setiap pos tersebut setiap kelompok harus menyelesaikan permainan maupun mengerjakan tugas yang sifatnya kolektif.
Tak kurang dari 20-an permainan yang diberikan oleh panitia misalnya Dar-Dor, Kado Bersama, Flying Egg, Elektric Jump, Jaring Laba-laba, Jihandak, Rudal Scud, Paralon Bocor, dan lain-lain. Dalam permainan Dar-Dor setiap anggota dalam kelompok mempunyai tugas untuk menyerukan satu kata, dimulai dari anggota yang menempati barisan paling belakang dilanjutkan oleh anggota di depannya, yang mana permainan ini menunjukkan persiapan seseorang untuk melakukan aktivitas menembak.
Dalam permainan Kado Bersama setiap kelompok diwajibkan membuat kado dengan cara hanya menggunakan satu jari dari setiap anggota. Kertas, isi kado, gunting, pita, dan lain-lain perlengkapan telah disediakan oleh panitia, tinggal peserta bekerja sama membuat sebuah kado. Tentunya kecepatan dalam menyelesaikan permainan ini juga menjadi penilaian dari panitia.
Dalam permainan Elektric Jump, setiap kelompok dihadapkan pada seutas tali yang tingginya sekitar satu setengah meter. Seluruh anggota kelompok harus bisa melewati tali tersebut tanpa harus menyentuh. Jika ada anggota yang tersentuh tali, maka permainan dimulai dari awal lagi, artinya peserta terdahulu yang sudah berhasil melewati harus kembali lagi memulai permainan. Tentunya permainan ini dibutuhkan kerja sama kelompok.
Dalam permainan Jaring Laba-laba, panitia membuat jaring dari tali yang mempunyai lubang sebanyak 10 buah. Setiap anggota kelompok harus bisa melewati lubang dalam jaring tersebut tanpa tersentuh jaring. Setiap lubang yang telah dilewati anggota kelompok tidak boleh dilewati lagi oleh anggota yang lain.
Tak hanya di pinggir jalan maupun di ladang, permainan pun diadakan di pinggir dan di tengah sungai, akibatnya para peserta pun basah kuyub. Namun semua merasa senang. Ada gerai tawa dalam setiap permainan. Seperti di tempat awal pemberangkatan, setiap kelompok mendapatkan penilaian ketika melakukan permainan. Nilai tertinggi mendapat pita biru, yang kedua pita kuning, berikutnya pita hijau, dan yang mendapat nilai terendah mendapatkan pita hitam. Pita tersebut kemudian diikatkan pada tongkat bendera yang dibawa oleh masing-masing kelompok.
Tak terasa sore pun telah menjelang sehingga kegiatan harus diakhiri. Dari berbagai permainan tersebut peserta mendapatkan banyak sekali pengalaman dan  pengetahuan. Banyak hal yang bisa didapat dengan outbond ini, misalnya kepemimpinan, kreativitas, kekompakan (kerja tim), ketelitian, disiplin, sikap pantang menyerah, dan lain-lain. Diharapkan setelah kembali ke instansi masing-masing, para peserta bisa menerapkan ilmunya. Sebelum pulang meninggalkan lokasi kegiatan, diadakan pemaknaan setiap permainan. Bendera kelompok dan slayer masing-masing peserta dibakar, semuanya lebur, tidak ada ego, semua adalah satu, satu adalah semua.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya

 

Label

kepegawaian (171) coretan (126) serba-serbi (86) saat kuliah (71) oase (68) pustaka (62) keluarga (58) tentang ngawi (58) hukum (49) peraturan (46) tentang madiun (37) album (26) konsultasi (20) tentang jogja (17)