Hari Ini Berkurang Jatah Usiamu

Selasa, 25 Januari 2011

Dini hari tepat jam 00.00 saat masih terlelap tidur tiba-tiba ada bunyi aneh di HP. Belum pernah saya bunyi nada dering seperti itu. Ah perasaaan baru saja saya tidur, toh saya masang alarm pukul 03.50 pagi, kenapa sekarang berbunyi. Dengan mata terpicing saya raih HP. Oh ternyata pemberitahuan otomatis bahwa hari ini istri ulang tahun. Ups, hampir lupa. Bersamaan di kamar sebelah anak terkecil kami terbangun, menangis. Istri, si bungsu, dan anak kedua kami memang tidur di sana. Sedangkan anak pertama tidur bersama saya. Saya pandangi mereka. Satu persatu.

Beberapa tahun ini saya dan istri pisah ranjang, pisah ranjang dalam arti sebenarnya. Masalahnya bukan karena pertengkaran. Ya karena anak-anak kami masih kecil dan bayi (hehehe...), membuat kami harus berbagi tugas. Yang lelaki sama saya, yang perempuan sama istri. Kadang-kadang saja tidur seranjang. (eits stop sudah masuk wilayah domestik!).

Bingung juga mau memberi apa di hari ulangtahunnya. Mana sekarang sedang tanggal tua. Memang sudah takdirnya dia dilahirkan pada tanggal dua puluhan. Juga sudah takdirnya jika ia menjadi jodoh saya. Haruskah diberi bunga mawar sebagai tanda cinta? Kayaknya terlalu melankolis.

Teringat adegan romantis di film-film. Teringat pada pasangan muda yang lagi kasmaran. Duduk berduaan di meja kafe. Cahaya ruangan temaram, dihiasai lilin yang menyala redup. Alunan melodi mengalir pelan. Dua hati menyatu. Detak jantung berdegup. Susah juga kayaknya, anak-anak masih kecil, tidak rela kedua orangtuanya berduaan tanpa gangguan mereka.

Saya akui saya belum banyak mempersembahkan yang terbaik. Belum ada mobil, belum pernah wisata ke luar negeri, belum ada intan berlian. Sekedar kebutuhan standar sandang, pangan, dan papan. Terima kasih atas pengertiannya. Semoga hari lahir ini mengingatkan akan berkurangnya jatah usia kita. Semakin renta, sedang anak-anak semakin besar, suatu saat akan pergi meninggalkan kita melanjutkan berumah tangga.

Ini yang mampu saya persembahkan. Cinta yang semakin tumbuh, wangi, dan mekar. Sungguh.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya

 

Label

kepegawaian (148) coretan (123) serba-serbi (86) saat kuliah (71) oase (67) pustaka (62) keluarga (58) tentang ngawi (58) hukum (49) peraturan (46) tentang madiun (37) album (26) konsultasi (20) tentang jogja (17)