Verifikasi Manusia

Jumat, 15 Juli 2011

tyralasdin.blogspot.com
Pernahkan Anda berpikir ada mahkluk lain yang menghuni benda-benda langit selain bumi? Sejak kecil saya tertarik dengan hal itu. Saya suka sekali membaca buku atau berita yang berkaitan dengan alien dan UFO. Alien adalah mahkluk lain yang menghuni planet selain di bumi. Mereka mengunjungi bumi menggunakan piring terbang yang kemudian orang-orang menyebutnya UFO, di Indonesia dikatakan sebagai BETA (Benda Terbang yang Aneh). Alien dan UFO masih menjadi perdebatan tentang ada tidaknya. Silakan Anda pilih percaya yang mana.

Lepas dari pro kontra mahkluk asing, saya ada cerita tentang datangnya alien ke bumi. Mereka berasal dari Planet Supra Fit (hehehe...itu bukan titipan sponsor lho, cuma untuk memudahkan sebab motor saya mereknya itu). Para penghuni planet telah memiliki teknologi canggih yang jauh melampaui teknologi manusia di bumi. Meskipun jaraknya jauh dari bumi, para penghuni Planet Supra Fit telah berhasil membuat pesawat yang dalam tempo singkat bisa mencapai bumi.

Suatu saat penguasa Planet Supra Fit mengirim misi ke bumi. Tugasnya untuk mengidentifikasi apa itu manusia. Meskipun sering mengunjungi bumi, para alien belum mengenal betul apa itu manusia. Ciri-ciri yang mereka pegang antara lain manusia itu bisa bergerak, bersuara, bernafas, makan, dan minum. Misi yang terdiri dari lima tim ini disebar di lima tempat. Setelah memverifikasi manusia tujuan utamanya adalah memberikan manusia kesempatan sebagai warga Planet Supra Fit. Tentunya dengan membuat data base terlebih dahulu yang berisi siapa-siapa yang memenuhi persyaratan. Setelah itu ada proses pemberkasan dan terakhir pengangkatan sebagai warga planet tersebut.

Alhasil sampailah mereka di bumi dan segera melakukan verifikasi. Tim pertama menemukan sapi. Tim kedua menemukan kambing. Tim ketiga menemukan kerbau. Tim keempat menemukan kuda. Tim kelima menemukan monyet. Masing-masing merasa yakin bahwa apa yang ditemukannya itu sama dengan definisi manusia. Maka, kesimpulannya sapi, kambing, kerbau, kuda, dan monyet itulah yang diklaim oleh tim sebagai manusia. Padahal sejatinya bukan.

Manusia menyebut mahkluk-mahkluk itu sebagai hewan. Memang hewan itu bergerak, bersuara, bernafas, makan, dan minum, sama dengan ciri manusia, tapi mereka bukanlah manusia. Ada kesalahan pendefinisian, ada kekuranglengkapan data. Akhirnya pulanglah para tim itu ke Planet Supra Fit melapor ke Pejabat Pembina Planet dengan membawa foto mahkluk yang mereka kira sebagai manusia.

Sampai di tujuan semua tim bertemu dan menyajikan laporannya. Lho kok ternyata berbeda satu sama lainnya. Silang pendapat pun terjadi, masing-masing merasa benar dengan temuannya. Dan hingga sekarang pekerjaan memverifikasi itu belum selesai juga. Mestinya yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah identifikasi.
 

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya

 

Label

kepegawaian (148) coretan (123) serba-serbi (86) saat kuliah (71) oase (67) pustaka (62) keluarga (58) tentang ngawi (58) hukum (49) peraturan (46) tentang madiun (37) album (26) konsultasi (20) tentang jogja (17)