Ada masa ketika ancaman terbesar di kamar hotel mungkin hanya AC yang bocor atau handuk yang kurang bersih. Kini, ada kecemasan baru yang lebih mengkhawatirkan. Jangan-jangan ada mata lain yang ikut menginap. Itulah kesan yang tertinggal dari laporan BBC. Kisah Eric dan Emily (nama samaran) dari China terasa seperti cerita film. Bedanya, ini bukan fiksi.
Eric baru menyadari sesuatu yang ganjil saat menonton konten dewasa di internet pada tahun 2023. Pasangan dalam video itu tampak familiar. Beberapa detik kemudian ia membeku. Yang sedang masuk kamar hotel dan berhubungan intim ternyata dirinya sendiri bersama pasangannya. Momen yang mereka yakini privat ternyata diam-diam direkam kamera tersembunyi dan disebarkan kepada ribuan orang.
Cerita itu mengejutkan, tetapi sebenarnya tidak berdiri sendiri. Investigasi BBC menemukan jaringan yang lebih besar. Kamera tersembunyi di kamar hotel, siaran langsung aktivitas tamu, promosi melalui Telegram, hingga model bisnis berlangganan yang menghasilkan keuntungan ratusan ribu yuan. Dari sudut ini, persoalannya bukan lagi sekadar video ilegal, melainkan sebuah industri.
Di sinilah ironi zaman digital muncul. Teknologi yang semula dirancang untuk menghubungkan orang dan memberi rasa aman justru dapat berubah menjadi alat pengawasan paling intim.
